ASUS ExpertBook Ultra Tawarkan AI 50 TOPS dan Baterai hingga 26 Jam

- Penulis

Jumat, 4 September 2026 - 19:30 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

DISIRAM - ASUS ExpertBook Ultra disiram air mineral oleh satu peserta acara di Hotel Novotel Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis sore, 4 September 2026.

DISIRAM - ASUS ExpertBook Ultra disiram air mineral oleh satu peserta acara di Hotel Novotel Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis sore, 4 September 2026.

Pontianak, tvMukalsel.com – ASUS memperkenalkan ExpertBook Ultra (B9406CAA), laptop bisnis flagship yang dirancang untuk mendukung mobilitas, produktivitas, dan pemrosesan kecerdasan buatan secara lokal

Dalam rilis yang diterima pada Kamis, 3 September 2026, ASUS menyebut perangkat ini unggul pada lima aspek utama, yakni layar, touchpad, baterai, grafis terintegrasi, dan fitur AI. Klaim tersebut disampaikan berdasarkan spesifikasi serta pengujian internal perusahaan.

Commercial Director ASUS Indonesia, Eric Khoven, mengatakan ExpertBook Ultra menggunakan prosesor hingga Intel Core Ultra X9 388H yang dipadukan dengan Neural Processing Unit (NPU) berkemampuan hingga 50 trillion operations per second atau TOPS.

“Sebagai fondasi era baru Copilot+ PC, ASUS ExpertBook Ultra mengandalkan prosesor hingga Intel Core Ultra X9 Processor 388H generasi terbaru yang dipadukan dengan NPU yang mampu menghasilkan performa hingga 50 TOPS,” ujar Eric.

Kemampuan AI lokalnya ditunjang ASUS AI ExpertMeet untuk transkripsi rapat, penerjemahan bahasa, dan optimalisasi kamera web. Dengan RAM LPDDR5x hingga 64 GB, ASUS mengklaim model bahasa seperti Gemma 4B dan Qwen 3 18B dapat dijalankan tanpa koneksi internet, bergantung pada konfigurasi dan beban kerja.

Layar Tandem OLED untuk penggunaan di luar ruangan

ExpertBook Ultra membawa layar 14 inci beresolusi 3K dengan opsi Tandem OLED, refresh rate 120 Hz, dan kecerahan puncak HDR hingga 1.400 nits. Spesifikasi tersebut ditujukan agar dokumen, grafik, dan materi presentasi tetap terlihat jelas di lingkungan dengan cahaya kuat.

Baca Juga :  Behind the Scenes of Modeling: The Truth About What it Takes to be a Successful Model

ASUS menyebut struktur panel Tandem OLED dapat meningkatkan kecerahan, mengurangi konsumsi daya, serta menekan risiko burn-in dibandingkan panel OLED konvensional. Versi Tandem OLED berbobot sekitar 1,09 kilogram, sedangkan varian Polymer OLED mulai 0,99 kilogram.

“Bayangkan kalau Anda seorang eksekutif yang harus melakukan presentasi mendadak di area luar ruangan kafe atau bandara dengan paparan cahaya matahari langsung. ASUS ExpertBook Ultra mendominasi skenario ini berkat layar Tandem OLED 14 inci dengan tingkat kecerahan puncak mencapai 1.400 nits,” kata Eric.

Baterai panjang dan grafis terintegrasi

Laptop ini dibekali baterai 70 Wh dengan masa pakai yang diklaim mencapai 26 jam. Fitur pengisian cepatnya disebut mampu mengisi daya hingga 50 persen dalam waktu 30 menit.

Pada sektor grafis, ExpertBook Ultra menggunakan Intel Arc B390 dengan 12 Xe Cores. Berdasarkan klaim ASUS pada pengujian 3DMark Time Spy, grafis terintegrasi tersebut mencatat kinerja hingga sekitar 35 persen lebih tinggi dibandingkan NVIDIA GeForce RTX 4050 dengan TGP 30 watt.

Perangkat ini juga memiliki touchpad kaca haptik edge-to-edge seluas 110 sentimeter persegi dengan enam sensor gaya. Touchpad tersebut dirancang untuk menghasilkan respons tekanan yang merata pada seluruh permukaan.

Sasis ringan dengan keamanan enterprise

ExpertBook Ultra menggunakan sasis magnesium-aluminium dan telah memenuhi standar ketahanan US MIL-STD-810H. ASUS menyatakan laptop tersebut dapat menahan tekanan hingga 100 kilogram, terutama ketika perangkat terhimpit barang lain di dalam tas perjalanan.

Baca Juga :  Innovations in Business Models: Disruptive Technologies and Emerging Trends

Untuk perlindungan data, ASUS melengkapinya dengan ExpertGuardian yang mendukung kepatuhan NIST SP 800-193, TPM 2.0, Microsoft Pluton, sensor sidik jari match-on-chip, Windows Hello, penutup fisik kamera, serta peringatan pembukaan sasis. Opsi SSD OPAL 2.0 menyediakan enkripsi berbasis perangkat keras.

Spesifikasi lainnya mencakup penyimpanan hingga 2 TB PCIe 5.0 NVMe, Wi-Fi 7, Bluetooth 6.0, dua port Thunderbolt 4, dua USB-A 3.2 Gen 2, HDMI 2.1, dan konektor audio 3,5 mm. Sistem pendingin ExpertCool Pro dirancang mempertahankan performa dalam bodi setipis sekitar 10,9 milimeter.

Melalui kombinasi tersebut, ASUS memosisikan ExpertBook Ultra sebagai laptop kerja premium bagi organisasi yang membutuhkan komputasi AI lokal, mobilitas tinggi, dan perlindungan data. Harga, ketersediaan, serta konfigurasi perangkat dapat berbeda sesuai pasar.

Tentang ASUS

ASUS merupakan perusahaan teknologi yang mengembangkan infrastruktur AI, physical AI, PC, dan perangkat berbasis AI. Menurut keterangan perusahaan, ASUS menguasai lebih dari 30 persen pasar laptop Indonesia pada 2025. Pada segmen komersial, ASUS melaporkan pertumbuhan 117 persen secara tahunan pada 2025 dan berada di posisi kedua industri PC B2B Indonesia hingga kuartal II 2026.

Agus tvMu

Follow WhatsApp Channel tvmukalsel.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

The Latest News in R&B Music: A Look at Super Bowl Performances, New Albums, Rising Stars, and Tribute to Aaliyah
Wednesday Addams Musim Pertama | Teaser Resmi | Netflix
Behind the Scenes of Modeling: The Truth About What it Takes to be a Successful Model
Beyond Reality: Exploring the Future of Gaming with Virtual Reality Technology
The Rise of Mobile Gaming: How Smartphones are Changing the Gaming Industry
Innovations in Business Models: Disruptive Technologies and Emerging Trends
Berita ini 48 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 19:30 WITA

ASUS ExpertBook Ultra Tawarkan AI 50 TOPS dan Baterai hingga 26 Jam

Rabu, 29 Maret 2023 - 05:10 WITA

Wednesday Addams Musim Pertama | Teaser Resmi | Netflix

Selasa, 28 Maret 2023 - 23:02 WITA

Behind the Scenes of Modeling: The Truth About What it Takes to be a Successful Model

Selasa, 28 Maret 2023 - 22:50 WITA

Beyond Reality: Exploring the Future of Gaming with Virtual Reality Technology

Selasa, 28 Maret 2023 - 22:02 WITA

The Rise of Mobile Gaming: How Smartphones are Changing the Gaming Industry

Berita Terbaru