Banjarmasin, tvMukalsel.com – Operasi pencarian korban tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di Perairan Laut Jawa terus membuahkan hasil. Hingga Senin (14/9/2026) malam, Tim SAR Gabungan mencatat 114 dari total 243 orang di atas kapal (person on board) telah berhasil ditemukan. Saat ini, fokus petugas tertuju pada pencarian 129 korban yang masih hilang.
Dari total korban yang ditemukan, 86 orang dievakuasi dalam keadaan selamat. Sementara itu, dua korban ditemukan meninggal dunia; satu jenazah telah diserahkan kepada pihak keluarga dan satu lainnya masih dalam proses identifikasi oleh Tim DVI Polri.
Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii menyampaikan duka cita mendalam atas musibah ini. Ia menegaskan bahwa seluruh unsur yang terlibat—mulai dari TNI, Polri, kementerian, lembaga terkait, relawan, hingga tenaga medis—terus memaksimalkan operasi kemanusiaan di lapangan.
Penyelaman Tertunda Cuaca Buruk, KRI Kanopus Dikerahkan
Rencana penyelamatan bawah air yang dijadwalkan pada Senin terpaksa ditunda akibat cuaca buruk di lokasi kejadian. Demi keselamatan, tim penyelam gabungan dari Kopaska, TNI AL, dan Basarnas belum diizinkan turun ke laut.
Sebagai gantinya, pencarian bawah air dipusatkan pada pengerahan KRI Kanopus yang dijadwalkan tiba Selasa pagi. Kapal ini dibekali teknologi canggih seperti Remotely Operated Vehicle (ROV), drone bawah air, dan multibeam echosounder.
Tantangan Bangkai Kapal Bergeser
Hasil pemantauan menunjukkan posisi bangkai KM Virgo Transport 8 telah bergeser sejauh 1,6 mil laut dari titik perkiraan awal. Kapal tersebut kini berada dalam posisi terbalik di kedalaman sekitar 30 meter.
Menurut Syafii, pergeseran terjadi akibat masih adanya rongga udara di dalam kapal. Kondisi ini membuat proses penyelaman sangat berisiko. Membuka sekat ruang kosong secara paksa berpotensi memicu perubahan tekanan ekstrem yang membahayakan keselamatan penyelam.
Saat ini, Basarnas dan TNI AL sedang mengkaji opsi teknis lain, seperti membalikkan posisi kapal atau menarik bangkai kapal ke area yang lebih dangkal agar proses evakuasi korban berjalan lebih aman.
Pencarian Permukaan Laut Terus Diperluas
Meskipun pencarian bawah air sempat tertahan, penyisiran di permukaan laut tetap berjalan maksimal. Enam sektor pencarian yang dibuka akan terus dievaluasi menggunakan kalkulasi Search and Rescue Model (SARMET) dari Basarnas Command Center.
Tim SAR Gabungan berkomitmen melanjutkan operasi penuh pada Selasa dengan menyesuaikan sektor pencarian serta memaksimalkan dukungan dari KRI Kanopus.
Agus tvMu








Komentar