Langkah Diplomatik Muhammadiyah di Australia: Membangun Jembatan Budaya Lewat Pendidikan

Membangun Sekolah-sekolah Muhammadiyah di Luar Negeri

- Reporter

Kamis, 17 September 2026 - 19:22 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pendidikan Sekolah Muhammadiyah di Luar Negeri Australia

Pendidikan Sekolah Muhammadiyah di Luar Negeri Australia

Australia, tvmukalsel.com – Pendirian Muhammadiyah Australia College (MAC) di Melbourne menjadi babak baru dalam strategi diplomasi lunak Indonesia di mancanegara. Kehadiran sekolah ini tidak hanya menandai jejak sejarah ekspansi pendidikan Muhammadiyah di tingkat internasional, tetapi juga menjadi instrumen efektif untuk memperkenalkan wajah Islam yang ramah, moderat, dan berkemajuan di tengah masyarakat Australia.

Langkah strategis Pimpinan Cabang maupun Ranting Istimewa Muhammadiyah di Australia ini mendapat apresiasi tinggi dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Canberra. Peran aktif struktur Muhammadiyah di Australia dinilai memberi kontribusi nyata dalam mempererat hubungan bilateral kedua negara tetangga tersebut.

Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) KBRI Canberra, Mukhamad Najib, menyampaikan bahwa lembaga pendidikan seperti MAC mampu berfungsi sebagai jembatan budaya yang intuitif. Menurutnya, konsep Islam Berkemajuan yang diusung Muhammadiyah sangat relevan dengan realitas sosial Australia yang memiliki tingkat kemajemukan tinggi.

Baca Juga :  Equity and Access in Indonesian Education: Addressing Disparities

Secara geografis, Indonesia dan Australia memang berdampingan. Namun, secara budaya, masyarakat Australia cenderung merasa lebih dekat dengan dunia Barat. Di sinilah MAC mengambil peran krusial: hadir untuk mengenalkan potret Indonesia secara utuh—baik dari segi budaya maupun karakteristik masyarakat muslimnya yang toleran. Najib pun berharap kehadiran Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) dapat terus meluas di berbagai kawasan Australia agar representasi Indonesia di ranah global semakin kuat.

Dari kacamata pengelola di lapangan, Ketua Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Australia, Hamim Jufri, menegaskan bahwa pendirian MAC merupakan wujud konkret diplomasi kebudayaan guna membangun kepercayaan (trust) masyarakat lokal terhadap Indonesia. Ia menilai pengoperasian MAC menjadi pembuktian kualitas dan standar pendidikan modern berlandaskan nilai Islami yang mampu beradaptasi dengan sistem pendidikan Australia.

Baca Juga :  500 Tahun Banjarmasin, Yamin Titip Pesan: Jangan Biarkan Sejarah dan Sungai Kehilangan Jati Diri

Tidak hanya berfokus pada pendidikan formal, penguatan kapasitas internal warga Indonesia di sana juga terus berjalan. Ketua Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) PP Muhammadiyah, Bachtiar Dwi Kurniawan, menyoroti pentingnya peran diaspora Indonesia yang menjadi peserta kegiatan Baitul Arqom di Sydney.

Pengalaman hidup para diaspora di tengah masyarakat multikultural Australia dinilai sebagai aset berharga. Melalui pendekatan partisipatif, ruang pemikiran dan inspirasi mereka digali untuk memperkuat sistem kaderisasi serta merumuskan visi kepemimpinan Muhammadiyah yang relevan dengan tantangan zaman, baik untuk masa kini maupun masa depan.

Sumber : Muhammadiyah.or.id
Agus tvMu

Follow WhatsApp Channel tvmukalsel.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Disergap Si Jago Merah, Atap Kantor Guru MTsS Muhammadiyah Mandiangin Ludes
Kemenhaj Minta Jamaah Umrah Indonesia Agar Menjauhi Wilayah Rawan Saudi
Mendikdasmen Kembali Menerapkan Tidak Naik Kelas di Tahun 2027
Kisah Istimewa di Balik Lahan Kampus UMY: Surat Bahasa Jawa KH AR Fachruddin dan Bantuan Pribadi Soeharto
PP Muhammadiyah Ukir Sejarah di Malaysia, Lantik Langsung Pengurus Ranting Istimewa Klang Lama
Warna Baru Penerbangan Kuala Lumpur – Banjarmasin, Bandara Internasional Syamsudin Noor Sambut Batik Air Malaysia
Jejak Langkah dan Kenangan Abadi Dr. Achyar Nawi Husin, Sp.KJ: Dari Tanah Alabio untuk Kemanusiaan
Berita Duka: Dr. Achyar Nawi Husin, Sp.KJ, Tokoh Muhammadiyah dan Tokoh Kesehatan Kalsel Berpulang
Berita ini 24 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:42 WITA

Disergap Si Jago Merah, Atap Kantor Guru MTsS Muhammadiyah Mandiangin Ludes

Senin, 12 Oktober 2026 - 23:01 WITA

Kemenhaj Minta Jamaah Umrah Indonesia Agar Menjauhi Wilayah Rawan Saudi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:52 WITA

Mendikdasmen Kembali Menerapkan Tidak Naik Kelas di Tahun 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 07:50 WITA

Kisah Istimewa di Balik Lahan Kampus UMY: Surat Bahasa Jawa KH AR Fachruddin dan Bantuan Pribadi Soeharto

Senin, 21 September 2026 - 20:15 WITA

PP Muhammadiyah Ukir Sejarah di Malaysia, Lantik Langsung Pengurus Ranting Istimewa Klang Lama

Berita Terbaru