Berita Duka: Dr. Achyar Nawi Husin, Sp.KJ, Tokoh Muhammadiyah dan Tokoh Kesehatan Kalsel Berpulang

Kabar Duka Menyelimuti Isak Tangis Keluarga, Orang terdekat, maupun Pihak Akademika Kampus ULM

- Reporter

Jumat, 18 September 2026 - 15:51 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kunjungan Almarhum Sewaktu menjalani Perkampungan Ds Padang Bangkal, keinginan baru tercapai hingga 40 tahun,baru bisa menginjakkan kaki didesa tersebut, sambil ujan-ujanan pun beliau mau lewati,dengan hati gembira. Ini bukti perjalanan beliau menjalajahi Ds Padang Bangkal, Kec Sungai Pandan, Kab HSU Kalsel

Kunjungan Almarhum Sewaktu menjalani Perkampungan Ds Padang Bangkal, keinginan baru tercapai hingga 40 tahun,baru bisa menginjakkan kaki didesa tersebut, sambil ujan-ujanan pun beliau mau lewati,dengan hati gembira. Ini bukti perjalanan beliau menjalajahi Ds Padang Bangkal, Kec Sungai Pandan, Kab HSU Kalsel

Banjarbaru, tvMukalsel.com – Kabar duka menyelimuti keluarga besar Muhammadiyah, dunia pendidikan tinggi, serta insan kesehatan di Kalimantan Selatan. Salah satu putra terbaik Banua, Dr. Achyar Nawi Husin, Sp.KJ, telah berpulang ke Rahmatullah pada Kamis (17/9/2026) malam pukul 20.30 WITA.

​Kepergian sosok dokter spesialis kedokteran jiwa senior ini menyisakan kesedihan yang mendalam bagi para rekan sejawat, civitas akademika, dan masyarakat yang pernah merasakan jasa-jasanya. Almarhum mengembuskan napas terakhirnya di Rsu Syifa Medika Banjarbaru, setelah sekian lama mendedikasikan sebagian besar usianya untuk dunia kedokteran dan kemanusiaan lainnya.

​Di lingkungan persyarikatan Muhammadiyah, Dr. Achyar dikenal sebagai figur yang ramah, tekun dan konsisten menyumbangkan ide serta pikirannya demi kemajuan dakwah di bidang kesehatan. Beliau juga selalu menekankan pentingnya pelayanan medis yang diiringi dengan nilai-nilai keislaman dan kepedulian sosial yang tinggi.

​Sebagai akademisi senior di Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat (ULM, dahulu Unlam), beliau memiliki peran historis yang sangat besar dan panjang. Dr. Achyar nawi husin turut menjadi pilar penting yang membidangi dan memperkuat fondasi pendidikan kedokteran di tanah Banjar sejak masa-masa awal berdirinya fakultas tersebut.

​Selama bertahun-tahun mengajar, beliau tidak hanya mentransfer ilmu kedokteran jiwa kepada para mahasiswanya, tetapi juga menanamkan etika profesi yang luhur. Ribuan dokter yang kini tersebar di berbagai pelosok daerah merupakan buah karya dan bimbingan dingin dari tangan almarhum.

​Perjalanan panjang karier Dr. Achyar di dunia pelayanan kesehatan publik dirintis dari jenjang paling bawah dengan penuh kesederhanaan. Beliau mengawali kepemimpinannya sebagai Kepala Puskesmas, sebuah posisi yang membuatnya memahami secara langsung dinamika dan kebutuhan kesehatan masyarakat di akar rumput.

Baca Juga :  ​Mengenang Almarhum dr. Achyar Nawi Husin,Sp.KJ, Rosehan NB: Sosok Santun dan Pengabdi Masyarakat yang Gigih

​Integritas serta kepiawaiannya dalam manajemen kesehatan membuat kariernya terus menanjak secara gradual. Beliau kemudian dipercaya untuk memegang amanah yang lebih besar sebagai Direktur Rumah Sakit Tamban di Kabupaten Barito Kuala, membawa perubahan positif pada kualitas pelayanan di sana.

​Puncak kepemimpinan dan dedikasi almarhum yang paling membekas dalam ingatan publik terjadi ketika beliau memimpin Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Sambang Lihum Banjarmasin. Di instansi ini, rekam jejak kepemimpinannya terukir sangat kuat dan menjadi bagian penting dari sejarah rumah sakit tersebut.

​Dr. Achyar mendedikasikan pengabdiannya di RS Tamban dalam kurun waktu yang cukup panjang, yakni pada rentang tahun 1992 hingga 2007, dan sekarang dipindah ke Rs Sambang lihum, dan Pengabdiannya dilanjutkan kembali pada periode 2007 hingga 2009 di Rs Sambang Lihum atau sering disebut (Samli). Selama belasan tahun tersebut, beliau membawa banyak perubahan mendasar pada sistem tata kelola rumah sakit.

​Di bawah kepemimpinannya, pelayanan kesehatan jiwa di Kalimantan Selatan mengalami modernisasi yang signifikan. Beliau berjuang keras menghapus stigma negatif terhadap pasien gangguan jiwa dan mendorong pendekatan medis yang jauh lebih humanis serta bermartabat.

​Jajaran staf, perawat, hingga tenaga medis yang pernah bekerja bersama Dr. Achyar di RS Sambang Lihum mengenangnya sebagai sosok pemimpin yang ramah, hangat, bijaksana, dan sangat mengayomi. Beliau selalu siap pasang badan dan memberikan solusi atas berbagai tantangan operasional rumah sakit.

Baca Juga :  Pertamina Patra Niaga Kalimantan Dukung UMKM di Adaro Specta Preneur 2026, Bawa Produk Lokal Lebih Dekat dengan Masyarakat

​Setelah menuntaskan pengabdiannya di RS Sambang Lihum, semangat almarhum untuk melayani sesama tidak pernah surut. Beliau melanjutkan bakti medisnya di RSUD Dr. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin, tetap konsisten memberikan konsultasi dan penanganan kedokteran jiwa kepada masyarakat yang membutuhkan.

​Kini, sosok yang dikenal murah senyum, ramah dan tak kenal lelah itu telah pergi mendahului kita semua. Selamat Jalan Dr.Achyar Berbagai ucapan duka cita dan doa mengalir deras dari berbagai jajaran baik Dari DPRD provinsi HM.Rosehan NB,SH, keluarga besar Eks FK PTPN 74 Solo, Manajemen Rumah Sakit Syifa Medika, hingga para alumni mahasiswa bimbingannya.

​Suasana duka terasa haru di rumah duka saat sanak keluarga, kerabat, dan rekan sejawat berdatangan untuk memberikan penghormatan terakhir. Almarhum rencananya dilepas menuju tempat peristirahatan terakhirnya pada Jumat hari ini usai pelaksanaan salat Jumat.

​Masyarakat Kalimantan Selatan kehilangan seorang tokoh teladan, ilmuwan yang rendah hati, dan pejuang kesehatan jiwa yang gigih. Selamat jalan Dr. Achyar Nawi Husin, Sp.KJ, seluruh jasa, dedikasi, dan kebaikanmu akan terus membekas serta abadi di bumi Banua Banjar, Selamat Jalan Bapak Kesehatan, Jasa-jasamu akan selalu dikenang.

Agus tvMu

Follow WhatsApp Channel tvmukalsel.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pertamina Patra Niaga Kalimantan Dukung UMKM di Adaro Specta Preneur 2026, Bawa Produk Lokal Lebih Dekat dengan Masyarakat
Santri TPQ Al Insyirah Nurul Hasanah Raih Juara 1 Lomba Tahfidz 1 Juz Tilawah MTQ XXI Tingkat Kota Banjarbaru
Disergap Si Jago Merah, Atap Kantor Guru MTsS Muhammadiyah Mandiangin Ludes
Karhutla Kalbar Belum Mereda, Jarak Pandang di Ketapang dan Sintang Hanya 500 Meter
Syamsudin Noor Salurkan Bantuan TJSL Rp270 Juta untuk Lingkungan dan Kesejahteraan Masyarakat
Kalsel Perkuat Hadapi Karhutla Pemprov Mempersiapkan Dana Rp15 Miliar
Bahaya Asap Pekat Selimuti Jalan Raya Banjarbaru Jarak Pandang Pengendara Terbatas
Mendikdasmen Kembali Menerapkan Tidak Naik Kelas di Tahun 2027
Berita ini 839 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:32 WITA

Pertamina Patra Niaga Kalimantan Dukung UMKM di Adaro Specta Preneur 2026, Bawa Produk Lokal Lebih Dekat dengan Masyarakat

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 06:12 WITA

Santri TPQ Al Insyirah Nurul Hasanah Raih Juara 1 Lomba Tahfidz 1 Juz Tilawah MTQ XXI Tingkat Kota Banjarbaru

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:42 WITA

Disergap Si Jago Merah, Atap Kantor Guru MTsS Muhammadiyah Mandiangin Ludes

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:15 WITA

Karhutla Kalbar Belum Mereda, Jarak Pandang di Ketapang dan Sintang Hanya 500 Meter

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:44 WITA

Syamsudin Noor Salurkan Bantuan TJSL Rp270 Juta untuk Lingkungan dan Kesejahteraan Masyarakat

Berita Terbaru