Banjarbaru, tvMukalsel.com – Manajemen Bandara Internasional Syamsudin Noor resmi menerapkan alur pelayanan keberangkatan terbaru bagi para jemaah umrah melalui ketersediaan fasilitas Holding Area yang berlokasi strategis di area Lobby Keberangkatan. Kamis, 24 September 2026
Ruang ini dirancang secara khusus untuk memberikan ruang berkumpul yang representatif bagi para jemaah dalam momen perpisahan serta silaturahmi dengan pihak keluarga maupun rombongan pengantar sebelum melangkah ke proses penerbangan. Di samping itu, jemaah dapat beristirahat dengan sejuk dan tenang sembari menunggu penyelesaian administrasi check-in yang dikelola oleh agen travel.
Sarana Holding Area tersebut turut difungsikan sebagai pusat koordinasi teknis bagi penyedia jasa perjalan umrah (travel agent), mulai dari pelaksanaan pengarahan akhir (briefing), pendistribusian dokumen penerbangan (boarding pass), hingga penyerahan tanda pengenal (ID Card) jemaah secara terpusat.
Guna menambah nilai kenangan perjalanan ibadah, area tunggu ini juga ditunjang dengan latar foto (backdrop) tematik yang estetis. Fasilitas pendukung tersebut memungkinkan jemaah mengabadikan momen berharga bersama kerabat maupun sesama rombongan sebelum mengawali perjalanan ke Tanah Suci.
Di sisi operasional, pemisahan dan penerapan alur khusus ini ditujukan untuk menjaga kerapian arus pergerakan penumpang umum di area terminal, sehingga seluruh aktivitas layanan bandara dapat berjalan beriringan secara tertib, lancar, dan terstruktur.
”Pengoperasian fasilitas Holding Area ini merupakan wujud integrasi alur pelayanan baru yang kami dedikasikan bagi rombongan jemaah umrah. Kami mengimbau seluruh jemaah serta para pengantar dapat mematuhi penunjuk arah dan panduan petugas di lapangan demi kenyamanan bersama,” ujar General Manager Bandara Internasional Syamsudin Noor, Stephanus Millyas Wardana.
Komitmen peningkatkan kualitas layanan penerbangan ini direalisasikan untuk menghadirkan kemudahan pada setiap tahapan keberangkatan. Setelah menyelesaikan seluruh tahapan persiapan di Holding Area, para jemaah akan dipandu oleh petugas menuju area boarding dengan mengarahkan alur masuk melalui Pintu Kedatangan Domestik menuju titik pemeriksaan keamanan (Security Check Point).
”Kami berupaya memastikan seluruh jemaah dapat mengawali ibadah umrah dengan tenang dan berkesan sejak dari titik awal keberangkatan. Harapan kami, inovasi alur dan fasilitas baru ini mampu memberikan impresi positif serta pengalaman terbang yang jauh lebih baik bagi masyarakat Kalimantan Selatan,” pungkas Stephanus Millyas Wardana.
(Andra/VA)








Komentar