Dorong Kedaulatan Kesehatan, Muhammadiyah Resmikan Groundbreaking Pabrik Obat

Muhammadiyah Groundbreaking Pabrik Obat di Kendal, Dorong Kedaulatan Industri Farmas

- Reporter

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:44 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Muhammadiyah Pembangunan pabrik PT Ausilabs Pharma Indonesia

Muhammadiyah Pembangunan pabrik PT Ausilabs Pharma Indonesia

Kendal, tvmukalsel.com – Muhammadiyah bersama PT Ausilabs Pharma Indonesia dan Ampro Singapore melakukan groundbreaking pembangunan pabrik obat di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, pada Rabu (7/10).

Investasi tersebut merupakan hasil kolaborasi PT Ausilabs Pharma Indonesia dengan Ampro Singapore serta Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah melalui Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP).

Pembangunan pabrik ini diarahkan untuk memperkuat industri farmasi sekaligus membuka ruang hilirisasi hasil riset perguruan tinggi menuju industri manufaktur. Kolaborasi tersebut juga mencakup agenda alih teknologi, pemberdayaan tenaga kerja lokal, pemanfaatan sumber daya setempat, serta pengembangan produk dengan memperhatikan aspek sertifikasi halal.

Chairman PT Ausilabs Pharma Indonesia, Rupesh Singh, menyampaikan optimismenya terhadap perkembangan industri farmasi Indonesia. Menurutnya, kolaborasi dengan Muhammadiyah menjadi bagian penting dalam pengembangan investasi tersebut.

“Kami sangat percaya pada masa depan industri farmasi Indonesia. Kami juga bangga dapat berkolaborasi dengan Muhammadiyah yang memiliki kekuatan di sektor pendidikan dan kesehatan. Terlebih, adanya fokus pada sertifikasi halal sejalan dengan visi PT Ausilabs Pharma,” ujarnya.

Sementara itu, Komisaris PT Ausilabs Pharma Indonesia sekaligus Rektor Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Jebul Suroso, menegaskan bahwa pembangunan pabrik tersebut menjadi bagian dari upaya mewujudkan semangat Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan PWM Jawa Tengah dalam mendorong hilirisasi industri serta kedaulatan ekonomi. sumber;muhammadiyah.or.id

“Keberadaan pabrik obat ini secara langsung menjembatani kapasitas riset perguruan tinggi dengan kebutuhan industri manufaktur,” ungkapnya.

Baca Juga :  Wakaf Tanah Jadi Awal Baru: SMK Muhammadiyah 1 Banjarmasin Bersiap Punya Gedung Mandiri

Ia menambahkan, bagi UMP, integrasi antara Fakultas Kedokteran, Fakultas Ilmu Kesehatan, Fakultas Farmasi, serta unit amal usaha rumah sakit kini memiliki wadah hilirisasi riset yang konkret dan terukur.

Menurutnya, keberadaan pabrik tersebut diharapkan mampu mendukung pemenuhan kebutuhan rantai pasok layanan kesehatan secara berkelanjutan sekaligus memperkuat keterhubungan antara pendidikan tinggi, riset, dan industri.

Ketua PWM Jawa Tengah, Tafsir menegaskan bahwa pendirian pabrik obat merupakan wujud nyata dakwah Muhammadiyah dalam bidang kesehatan dan ekonomi strategis.

“Muhammadiyah selama ini telah mengelola ratusan rumah sakit dan klinik. Namun, kekuatan pelayanan kesehatan tersebut harus diimbangi dengan kedaulatan industri obat dan rantai pasoknya,” tuturnya.

Menurut Tafsir, groundbreaking tersebut menunjukkan komitmen Muhammadiyah untuk terus membuka ruang kolaborasi produktif dengan sektor publik maupun swasta. Kolaborasi itu diharapkan memberikan dampak berganda bagi perekonomian umat sekaligus memperkuat ketahanan kesehatan nasional.

Baca Juga :  Exploring Bandung's Natural Wonders: From Volcanic Landscapes to Majestic Waterfall

Sementara itu, Chairman Ampro Singapore, Mohd Ismail Shariff, menegaskan komitmen jangka panjang investornya untuk membangun infrastruktur industri obat berstandar global di Indonesia.

“Visi kami adalah from investment to impact. Melalui kapabilitas manufaktur terkini dan komitmen jangka panjang, Ampro bersama PT Ausilabs Pharma Indonesia siap berkontribusi aktif memperkuat ekosistem farmasi Indonesia, membuka ribuan peluang kerja, serta menghadirkan transfer keahlian teknologi di tingkat regional,” tegas Ismail.

Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan investor yang memilih Kabupaten Kendal sebagai lokasi pembangunan pabrik PT Ausilabs Pharma Indonesia.

Ia berharap investasi tersebut memberikan dampak positif bagi masyarakat dan perekonomian Kabupaten Kendal, termasuk melalui penciptaan lapangan kerja, penguatan industri daerah, serta peningkatan aktivitas ekonomi di wilayah tersebut.

Pembangunan pabrik obat ini diharapkan menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat ekosistem industri farmasi nasional. Kolaborasi antara Muhammadiyah, perguruan tinggi, investor, dan pemerintah daerah juga menjadi bagian dari upaya mendorong riset dan inovasi agar memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Follow WhatsApp Channel tvmukalsel.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PP Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadan 1448 H Jatuh 8 Februari 2027 dan Idulfitri 9 Maret 2027
Semangat Baru di Kampus Tertua: 4.100 Mahasiswa Baru Resmi Memulai PKKMB UMJ 2026
Bukti Inklusivitas Kampus Islam: Wisudawan Hindu Raih Predikat Cumlaude dan IPK 4,00 di Unismuh Palu
Sambangi Manggarai Barat, PP Muhammadiyah Dorong Budaya Kesiapsiagaan Bencana di NTT
Harapan Keluarga Kembali Menyala, Penyelam Basarnas Temukan Satu Korban KM Virgo Transport 8
Mobil Hias Kafilah Kalsel Tampilkan Cahaya Al-Qur’an dalam Harmoni Budaya Banua
Tim SAR Gabungan Evakuasi 114 Korban KM Virgo Transport 8, 129 Orang Masih Dicari
Unifying the World Through Soccer: The Global Impact of the World Cup
Berita ini 23 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:44 WITA

Dorong Kedaulatan Kesehatan, Muhammadiyah Resmikan Groundbreaking Pabrik Obat

Rabu, 23 September 2026 - 22:16 WITA

PP Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadan 1448 H Jatuh 8 Februari 2027 dan Idulfitri 9 Maret 2027

Rabu, 23 September 2026 - 21:25 WITA

Semangat Baru di Kampus Tertua: 4.100 Mahasiswa Baru Resmi Memulai PKKMB UMJ 2026

Selasa, 22 September 2026 - 13:22 WITA

Bukti Inklusivitas Kampus Islam: Wisudawan Hindu Raih Predikat Cumlaude dan IPK 4,00 di Unismuh Palu

Selasa, 22 September 2026 - 12:20 WITA

Sambangi Manggarai Barat, PP Muhammadiyah Dorong Budaya Kesiapsiagaan Bencana di NTT

Berita Terbaru