PP Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadan 1448 H Jatuh 8 Februari 2027 dan Idulfitri 9 Maret 2027

Penetapan Awal Ramadan 1448 H

- Reporter

Rabu, 23 September 2026 - 22:16 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Penetapan Awal Ramadhan,dan Penetapan Awal Idul Fitri 1448 H

Penetapan Awal Ramadhan,dan Penetapan Awal Idul Fitri 1448 H

Jakarta, tvmukalsel.com – Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah resmi menetapkan awal bulan Ramadan dan Hari Raya Idulfitri untuk tahun 1448 Hijriah / 2027 Masehi. Penetapan kepastian waktu ibadah bagi umat Islam ini disampaikan langsung berdasarkan perhitungan kalender berbasis astronomi yang kini dipedomani oleh organisasi Islam tersebut.

​Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof. Dr. H. Haedar Nashir, menyampaikan bahwa penetapan ini mengacu pada pedoman Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT). Berdasarkan perhitungan akurat dalam sistem KHGT, 1 Ramadan 1448 Hijriah yang menandai awal pelaksanaan ibadah puasa ditetapkan jatuh pada Senin, 8 Februari 2027. Sementara itu, 1 Syawal 1448 Hijriah atau Hari Raya Idulfitri ditetapkan jatuh pada Selasa, 9 Maret 2027.

Baca Juga :  ​Jejak Langkah dan Kebaikan Abadi Dr. Achyar Nawi Husin, Sp.KJ: Dari Alabio, Beruntung Jaya, hingga Peristirahatan Terakhir

​Penggunaan KHGT merupakan langkah progresif Muhammadiyah dalam mewujudkan kesatuan penanggalan Islam secara internasional. Sistem ini didasarkan pada perhitungan astronomi modern (hisab) dengan menerapkan prinsip kesatuan matlak global. Melalui metode ini, penentuan awal bulan Hijriah tidak lagi bergantung pada wilayah geografis atau batas negara tertentu, melainkan memandang bumi sebagai satu kesatuan matlak secara global.

​Haedar Nashir menegaskan bahwa penetapan penanggalan yang pasti dan konsisten jauh-jauh hari sangat penting untuk memberikan kepastian hukum ibadah bagi umat Islam. Selain itu, hadirnya KHGT diharapkan dapat meminimalkan potensi perbedaan penanggalan hari-hari besar Islam di masa mendatang, sekaligus menjadi ikhtiar menuju kepastian sistem tata kelola waktu ibadah yang modern, sistematis, dan berkepastian hukum.

Baca Juga :  Harapan Keluarga Kembali Menyala, Penyelam Basarnas Temukan Satu Korban KM Virgo Transport 8

​Dengan dikeluarkannya penetapan resmi ini, umat Islam—khususnya warga Muhammadiyah—diharapkan dapat mulai mempersiapkan diri, baik dari segi fisik, spiritual, maupun perencanaan agenda kegiatan menyongsong kedatangan bulan suci Ramadan dan perayaan Hari Raya Idulfitri 1448 H.

Follow WhatsApp Channel tvmukalsel.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dorong Kedaulatan Kesehatan, Muhammadiyah Resmikan Groundbreaking Pabrik Obat
Semangat Baru di Kampus Tertua: 4.100 Mahasiswa Baru Resmi Memulai PKKMB UMJ 2026
Bukti Inklusivitas Kampus Islam: Wisudawan Hindu Raih Predikat Cumlaude dan IPK 4,00 di Unismuh Palu
Sambangi Manggarai Barat, PP Muhammadiyah Dorong Budaya Kesiapsiagaan Bencana di NTT
Harapan Keluarga Kembali Menyala, Penyelam Basarnas Temukan Satu Korban KM Virgo Transport 8
Mobil Hias Kafilah Kalsel Tampilkan Cahaya Al-Qur’an dalam Harmoni Budaya Banua
Tim SAR Gabungan Evakuasi 114 Korban KM Virgo Transport 8, 129 Orang Masih Dicari
Unifying the World Through Soccer: The Global Impact of the World Cup
Berita ini 110 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:44 WITA

Dorong Kedaulatan Kesehatan, Muhammadiyah Resmikan Groundbreaking Pabrik Obat

Rabu, 23 September 2026 - 22:16 WITA

PP Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadan 1448 H Jatuh 8 Februari 2027 dan Idulfitri 9 Maret 2027

Rabu, 23 September 2026 - 21:25 WITA

Semangat Baru di Kampus Tertua: 4.100 Mahasiswa Baru Resmi Memulai PKKMB UMJ 2026

Selasa, 22 September 2026 - 13:22 WITA

Bukti Inklusivitas Kampus Islam: Wisudawan Hindu Raih Predikat Cumlaude dan IPK 4,00 di Unismuh Palu

Selasa, 22 September 2026 - 12:20 WITA

Sambangi Manggarai Barat, PP Muhammadiyah Dorong Budaya Kesiapsiagaan Bencana di NTT

Berita Terbaru