Muhammadiyah Targetkan Lahirnya Pengusaha Muslim Besar dari Persyarikatan

- Reporter

Minggu, 27 September 2026 - 11:30 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Peran memperkuat ekonomi ummat dengan terus menggunakan AI dengan Bijak

Peran memperkuat ekonomi ummat dengan terus menggunakan AI dengan Bijak

Jakarta, tvMukalsel.com – Di tengah gelombang pesat kecerdasan buatan (AI) yang mendisrupsi dunia usaha, Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengambil langkah proaktif untuk memperkuat benteng ekonomi umat. Muhammadiyah mematok target strategis: melahirkan generasi pengusaha Muslim kelas atas yang tangguh, adaptif, namun tetap berpegang teguh pada nilai syariat.

​Gagasan tersebut ditegaskan oleh Ketua Lembaga Pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LP UMKM) PP Muhammadiyah, Tony Firmansyah, dalam forum Pengajian PP Muhammadiyah di Jakarta Pusat. Menurutnya, adaptasi teknologi dan penguatan finansial merupakan syarat mutlak agar umat Islam tidak sekadar menjadi penonton di era digital.

​Tony memberikan refleksi mendalam terkait populasi Muslim dunia yang menyentuh 1,8 miliar jiwa. Jumlah masif tersebut dinilainya belum berbanding lurus dengan daya tawar ekonomi. Ia membandingkannya dengan era sahabat Nabi Muhammad SAW, di mana jumlah pengusaha Muslim saat itu relatif sedikit, namun memiliki soliditas dan kekuatan finansial luar biasa untuk menopang dakwah Islam.

Baca Juga :  Pertamina Patra Niaga Kalimantan Dukung UMKM di Adaro Specta Preneur 2026, Bawa Produk Lokal Lebih Dekat dengan Masyarakat

​Oleh karena itu, Muhammadiyah menargetkan lahirnya para corporate leader dan konglomerat Muslim baru dari rahim Persyarikatan dalam rentang 5 hingga 10 tahun mendatang.

​Kaya Tanpa Kehilangan Arah Ketakwaan

​Kendati mendorong akselerasi bisnis, Tony memberikan catatan kritis mengenai potensi godaan materi. Perkembangan usaha yang pesat acap kali membuat pelaku bisnis rentan terbuai oleh kekayaan dan menjauh dari nilai-nilai agama.

​Bagi Muhammadiyah, tolok ukur kesuksesan seorang pengusaha Muslim tidak berhenti pada nominal omzet atau aset, melainkan pada konsistensi dalam menjaga integritas moral, ibadah, dan spiritualitas di tengah dinamika bisnis yang kompetitif.

​5 Jurus LP UMKM Muhammadiyah Mentransformasi UMKM

​Guna mewujudkan ekosistem bisnis yang kokoh dan terukur, LP UMKM Muhammadiyah mengeksekusi lima strategi utama:

​Pemetaan Potensi via Digitalisasi Data: Menghimpun basis data pebisnis Muslim melalui Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU), yang saat ini telah menggalang jaringan sekitar 3.000 wirausahawan.

Baca Juga :  Disergap Si Jago Merah, Atap Kantor Guru MTsS Muhammadiyah Mandiangin Ludes

​Inkubasi dan Akselerasi Kelas: Melakukan pendampingan intensif dari tahap pemula (startup) hingga pelaku usaha mikro berhasil naik kelas menjadi skala menengah dan besar.

​Pembuka Akses Pasar dan Jaringan: Mengatasi kendala literasi serta pemasaran dengan menyiapkan platform aplikasi berbasis data untuk mempertemukan antar-pelaku usaha sesuai segmentasi omzet dan produk.

​Ekosistem Bisnis Kolektif: Mendorong model kemitraan melalui koperasi untuk mengamankan ketahanan pangan, bahan baku murah, dan rantai pasok mandiri di lingkungan warga persyarikatan.

​Konversi “Mustahik Jadi Muzzaki”: Memanfaatkan instrumen dana sosial secara produktif agar masyarakat yang tadinya penerima zakat (mustahik) bertransformasi menjadi pemberi zakat (muzaki) yang berdaya.

​Melalui formula terintegrasi ini, Muhammadiyah optimis pembangunan ekonomi tidak hanya akan melahirkan pengusaha beraset besar, tetapi juga menciptakan roda putaran ekonomi inklusif yang membawa kemaslahatan nyata bagi masyarakat luas.

Follow WhatsApp Channel tvmukalsel.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pertamina Patra Niaga Kalimantan Dukung UMKM di Adaro Specta Preneur 2026, Bawa Produk Lokal Lebih Dekat dengan Masyarakat
Dorong Kemandirian Ekonomi, Muhammadiyah Gandeng ‘Aisyiyah dan Anak Muda Garap Bisnis Ritel Modern
ASUS ExpertBook Ultra Tawarkan AI 50 TOPS dan Baterai hingga 26 Jam
Wednesday Addams Musim Pertama | Teaser Resmi | Netflix
Innovations in Business Models: Disruptive Technologies and Emerging Trends
Berita ini 18 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:32 WITA

Pertamina Patra Niaga Kalimantan Dukung UMKM di Adaro Specta Preneur 2026, Bawa Produk Lokal Lebih Dekat dengan Masyarakat

Minggu, 27 September 2026 - 11:30 WITA

Muhammadiyah Targetkan Lahirnya Pengusaha Muslim Besar dari Persyarikatan

Minggu, 27 September 2026 - 05:47 WITA

Dorong Kemandirian Ekonomi, Muhammadiyah Gandeng ‘Aisyiyah dan Anak Muda Garap Bisnis Ritel Modern

Jumat, 4 September 2026 - 19:30 WITA

ASUS ExpertBook Ultra Tawarkan AI 50 TOPS dan Baterai hingga 26 Jam

Rabu, 29 Maret 2023 - 05:10 WITA

Wednesday Addams Musim Pertama | Teaser Resmi | Netflix

Berita Terbaru